Loading...

Afinitas Elektron


Sobat Materi Kimia SMA, kalian sudah mempelajari elektron itu kan? Sekarang, coba dijawab pertanyaan ini, apa itu elektron dan bagaimana muatan elektron tersebut? Yang akan kita pelajari sekarang (Bab Sistem Periodik Unsur) juga berkaitan dengan sub atom itu, yaitu afinitas elektron.
Selain melepaskan elektron, atom dapat juga menerima elektron. Dengan menerima elektron atom menjadi bermuatan negatif, pada saat atom menerima elektron, sejumlah energi akan dilepaskan. Energi yang dilepaskan pada saat suatu atom dalam keadaan gas menerima elektron disebut afinitas elektron.
Contoh: Cl (g) + e → Cl- (g)
Berbeda dengan energi ionisasi, afinitas elektron dapat berharga positif atau negatif. Jika satu elektron ditambahkan kepada atom yang stabil dan sejumlah energi diserap maka afinitas elektronnya berharga positif. Jika dilepaskan energi, afinitas elektronnya berharga negatif. Berikut adalah tabel harga afinitas elektron unsur-unsur golongan utama (sumber: Chemistry with Inorganic Quantitative Analysis, 1989).
IA
IIA
IIIA
IVA
VA
VIA
VIIA
VIIIA
H = -73
Be = 240
B = 83
C = 123
N = 0
O = 141
F = 322
He = 21
Li = -60
Mg = 230
Al = 50
Si = 120
P = 74
S = 200
Cl = 349
Ne = 29
Na = -53
Ca = 156
Ga = 36
Ge = 116
As = 77
Se = 195
Br = 325
Ar = 35
K = -48
Sr = 168
In = 34
Sn = 121
Sb = 101
Te = 183
I = 295
Kr = 39
Rb = -47
Ba = 52
Tl = 50
Pb = 101
Bi = 101
Po = 270
At = 270
Xe = 41

Sobat Materi Kimia SMA, umumnya nilai afinitas elektron dalam golongan yang sama dari atas ke bawah menurun, sedangkan pada periode yang sama dari kiri ke kanan meningkat. Nilai afinitas elektron umumnya sejalan dengan jarijari atom. Makin kecil jari-jari atom, nilai afinitas elektron makin tinggi. Sebaliknya, makin besar jari-jari atom, nilai afinitas elektron kecil.
Nah, seperti itulah materi afinitas elektron di kelas X ini, materi selanjutnya adalah keelektronegatifan

Sistem Periodik Unsur 1632243909666448996

Post a Comment

Home item